Delapan Mahasiswa IAIN SAS Bangka Belitung Ikuti KKN Melayu Serumpun V di Aceh

BANGKA – Sebanyak 8 mahasiswa Institut Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung (IAIN SAS Babel) akan mengikuti KKN Melayu Serumpun Angkatan V Se-Sumatera Tahun 2024.
Pelepasan 8 mahasiswa yang ikut KKN tersebut dilakukan langsung oleh Direktur Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Ditjen Pendis Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Ahmad Zainul Hamdi, M. Ag di Aula Laboratorium Terpadu IAIN SAS Babel, Sabtu (20/7/2024).
KKN dengan tema “Islam dan Budaya Melayu Serumpun di Aceh” ini akan dilaksanakan pada 20 Juli—28 Agustus 2024 di Kabupaten Aceh Tamiang dan Aceh Timur, dengan penyelenggara IAIN Langsa.
KKN Melayu Serumpun merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan secara kolaboratif sebanyak 22 PTKIN di wilayah Sumatera dengan total peserta 750 mahasiswa.
Delapan Mahasiswa IAIN SAS Babel turut serta yakni Wira Aditia Saputra (Fakultas Tarbiyah), Yandera Arya Sadewa(Fakultas Tarbiyah), M.Kiki Setiawan (Fakultas Tarbiyah), Rofi Saputra (Fakultas Tarbiyah), Yosi Nurdadia (Fakultas Tarbiyah), Sela Hartanti (Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam), Andi Gisya Fatika (Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam), dan Ahmad Rikal At Toriq (Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam).
Direktur Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Ditjen Pendis Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Ahmad Zainul Hamdi, M. Ag, dalam sambutannya, Direktur Pendis ini mengemukakan harapannya kepada para peserta untuk tidak merasa lebih pintar dari masyarakat.
“Mahasiswa KKN biasanya datang seakan-akan untuk menggurui masyarakat desa. Masyarakat sudah tahu bagaimana cara bertahan hidup, membangun kerukunan di wilayahnya, jangan pada saat datang mahasiswa KKN kemudian berdakwah yang tidak sesuai kebutuhan, malah memecah belah masyarakat tersebut,” tandasnya.
Para peserta juga diharapkan dapat mendengar kebutuhan masyarakat dan menjadi jembatan untuk menghubungkan masyarakat ke pihak terkait yang dapat menyelesaikan berbagai persoalan.
Peserta juga selain mengabdikan ilmu yang dimiliki, juga diminta untuk belajar dari masyarakat itu sendiri.
“Terakhir, kebaikan yang ada di masyarakat, ambillah. Mengabdikan ilmu yang kita miliki dan kita juga belajar mengambil ilmu dari masyarakat serta menjaga hubungan tanpa konflik,” pungkas Zainul.
Pada kesempatan yang sama, Rektor IAIN SAS Babel Dr. Irawan, M.S.I berharap kepada para mahasiswa yang melaksanakan KKN Melayu Serumpun V ini agar dapat belajar dan bekerja dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab dan berkontribusi positif di masyarakat dengan mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh di kampus, serta belajar dari masyarakat setempat untuk menambah ilmu pengetahuan dan pengalaman mereka.
“Pendidikan di kampus berbeda dengan ketika kita terjun langsung di lapangan,” ujarnya.
“Semoga melalui KKN Serumpun ini, desa-desa yang menjadi lokasi KKN akan mendapat manfaat, begitu pula mahasiswa dapat mengembangkan kemampuan sosial tidak hanya belajar berinteraksi dengan sesama mahasiswa dari berbagai PTKIN, tetapi juga belajar beradaptasi dengan masyarakat setempat,” tambahnya.
Rektor Irawan juga menitip pesan kepada seluruh peserta KKN Melayu Serumpun ke V Se-Sumatera, khususnya mahasiswa IAIN SAS Babel, agar senantiasa menjaga kesehatan, sikap, serta selalu menjaga nama baik diri sendiri, keluarga, almamater, dan provinsi, dan memberikan yang terbaik dalam pengabdian mereka di tengah-tengah masyarakat.
“Selamat melaksanakan KKN, semoga kegiatan KKN ini berjalan lancar dan sukses”, tutupnya.
Turut hadir pada pembukaan KKN ini Pj. Bupati Aceh Tamiang Drs Asra, Pj Bupati Aceh Timur Amrullah M Ridha, MSc, Pj. Walikota Langsa yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan, Suriyatno, AP, MSP, Rektor IAIN Langsa, dan perwakilan pimpinan PTKIN Se-Sumatera.
Turut mendampingi Rektor IAIN SAS Babel di antaranya Wakil Rektor III Dr. H. Muh Misdar,M.Ag dan Ketua LP2M Dr. Suparta,M.Ag.