IAIN SAS Bangka Belitung Kirim Peserta KKN Melayu Serumpun PTKIN Se-Sumatra ke Lampung

Bangka, Institut Agama Islam Negeri syaikh Abdurrahman Siddik  melepas mahasiswa yang terpilih mengikuti KKN Melayu Serumpun Se-Sumatera di IAIN Metro. Pelepasan dilaksanakan di Gedung Terpadu Lt II IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung. Pelepasan tersebut dihadiri oleh Rektor IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Dr. Irawan, M.S.I, Wakil Rektor 1 Prof. Hatamar, M.Ag, Ketua LP2M Dr. Suparta M.Ag, Kepala Pusat Pengabdian Dr. Noblana Adib, M.Pd. I, M.A, Wakil Dekan Fakultas Syariah Dr. Rahmat Ilyas M.S.I, Ketua Prodi BKI Dr. Nikmarijal, M.Pd. dan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Mursyidul Wildan, M.H.

KKN Melayu Serumpun Se-Sumatera merupakan kegiatan rutin tahunan yang diselenggarakan oleh Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (PTKIN) Se-Sumatera. Kegiatan ini diikuti oleh PTKIN Se-Sumatera, Untuk tahun 2023 ini kegiatan dipusatkan di Kota Metro, Lampung dengan IAIN Metro sebagai tuan rumah.

KKN ini bertujuan menjalin kerjasama antara perguruan tinggi dan berbasiskan keilmuan, sekaligus proses pembelajaran di luar kelas yang perlu diaplikasikan langsung di tengah masyarakat. KKN Melayu Serumpun Se-Sumatera ini akan diselenggarakan terhitung sejak tanggal 20 Juli 2023 hingga 30 Agustus 2023.

Ketua LP2M Dr. Suparta, M.Ag. dalam sambutannya mengatakan KKN ini diikuti oleh 10 mahasiswa dari berbagai fakultas di lingkungan IAIN SAS Bangka Belitung  melalui seleksi yang ketat.

“Mahasiswa yang mewakili kampus dapat berperan aktif untuk menyiapkan konsep program kerja selama KKN dan dapat berkolaborasi dengan baik bersama PTKIN Se-Sumatera,” kata Suparta.

Warek 1 Prof. Hatamar, M.Ag, Ketua LP2M Dr. Suparta M.Ag, Rektor IAIN SAS Dr. Irawan, M.S.I dan Kapus Pengabdian Dr. Noblana Adib, M.Pd. I, M.A (Kiri ke Kanan)

Rektor IAIN SAS Bangka Belitung Dr. Irawan, M.S.I berharap agar  mahasiswa menjaga nama baik lembaga, memahami budaya dan adat istiadat di tempat KKN, dan menghargai perbedaan.

Ia juga berharap KKN berjalan lancar hingga akhir, “Saya harap Kegiatan ini berjalan lancar dan para mahasiswa bisa kembali ke Bangka Belitung  dengan selamat”, ucapnya.

Rektor juga berpesan kepada mahasiswa agar selalu bersikap sopan dalam bermasyarakat dan memberikan yang terbaik dari apa yang dimiliki masing-masing peserta. Sebaliknya pelajarilah apa yang terbaik ditempat pengabdian untuk dapat diterapkan setelah kembali ke kampus nantinya.

“Yang terpenting adalah di mana bumi dipijak, di sana langit dijunjung. Budaya tentu berbeda, maka pelajarilah kebiasaan masyarakat setempat serta pintar-pintarlah membawa diri dan menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitar,” pesan Irawan.

Adapun nama-nama mahasiswa yang mengikuti KKN Melayu Serumpun Se-Sumatera tersebut yakni Yolani, Tria Wahyuni, Fara Fajria Azzahra (Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam), Maulana Hidayat, Sandri, Dewi Kurniasari, Nadia Wulan Agatha, Hesti., Muhammad Ibnu Hubaidillah  (Fakultas Tarbiyah),  dan Aliana (Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam).